3.000 Pohon Ditanam Yayasan Danamon Peduli di Kareumbi

0
162

Bandung (30/01/2018), Yayasan Danamon Peduli mengadakan kegiatan  penanaman  3.000 pohon di area Kawasan Konservasi Taman Buru Masigit Kareumbi (TBMK), Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Dalam acara “Adopsi 3.000 Pohon untuk Pembangunan Indonesia yang Hijau dan Berkelanjutan”. Kegiatan  ini di hadiri oleh Pengendali Ekosistem Hutan, Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Jawa Barat SKW III, Toni Setiana; Ketua Umum Yayasan Danamon Peduli Restu Pratiwi; Danamon Regional Head Wilayah Jawa Barat Pinastika Junia; serta tim yayasan Danamon peduli dan Tim Manajemen TBMK dan beberapa anggota WANADRI yang  ikut terlibat aktif dalam pemeliharaan dan pengasuhan pohon. Peserta tiba sekitar  pukul 11.30 WIB di kawasan TBMK dan di lanjut dengan  acara penyambutan sekaligus makan siang di kantin TBMK .

20180201092535787Setelah dilakukannya acara makan siang lalu kemudian  peserta diajak menuju Camping Ground A untuk melakukan sesi penanaman pohon secara simbolis. Disana tim Manajemen TBMK  telah menyediakan lubang untuk menyimpan bibit pohon yang  akan di tanam dengan sebuah plang  nama yang menjadi tanda siapa yang menanamnya. Selesai proses penanaman simbolis kemudian pihak yayasan Danamon Peduli menerima sertifikat wali pohon  sebagai tanda telah  berpartisipasi dalam  program Wali Pohon. Setelah selesai  serah terima sertifikat selanjutnya para peserta berkumpul untuk sesi foto bersama.

IMG_3191

Setelah selesai sesi foto bersama selanjutnya peserta di arahkan menuju kawasan rumah pohon untuk menikmati hiburan musik tradisonal Celempungan, yang di lanjutkan dengan kegiatan trecking mengelilingi Kawasan Sekitar. Sekitar pukul 14.30 para peserta kembali ke Kawasan Rumah pohon untuk beristarahat dan menikmati cemilan tradisioanal yang telah disediakan dan di Iringi oleh musik tradisoanal.

Acara di tutup dengan pemberian plakat yang di berikan oleh  Pihak Yayasan Danamon Peduli yang di serahkan  kepada  pihak BBKSDA dan juga Pihak Wanadri, selanjutnya para peserta bersiap untuk meninggalkan kawasan TBMK

Iklan