Keanggotaan

 

Keanggotaan

 

KLASIFIKASI KEANGGOTAAN

Keanggotaan WANADRI diklasifikasikan menjadi beberapa jenis, meliputi:

  1. Anggota Biasa. Anggota Biasa adalah seseorang yang mendaftarkan diri sebagai calon anggota dan lulus dalam pendidikan dasar dan program anggota muda yang diselenggarakan oleh Dewan Pengurus.
  2. Anggota Luar Biasa. Anggota Luar Biasa adalah anggota yang diangkat oleh Dewan Pengurus WANADRI berdasarkan pertimbangan-pertimbangan tertentu. Anggota Luar Biasa WANADRI terdiri dari:
    1. Pelindung (PEL)
    2. Penasehat (PEN)
    3. Tenaga Ahli (TA)
    4. Donatur (DON)
    5. Warga Kehormatan (WK)

Setiap bentuk keanggotaan memiliki hak dan kewajiban yang berbeda-beda. Namun pada dasarnya seluruhnya adalah warga dari Masyarakat WANADRI yang senantiasa menjunjung Janji dan Hakikat WANADRI.

PROSES DAN JENJANG ANGGOTA

Seseorang untuk dapat menjadi Anggota Biasa Wanadri harus melalui proses penerimaan anggota yang terdiri dari beberapa jenjang keanggotaan. Proses ini dimaksudkan agar setiap orang yang menjadi Anggota Wanadri memiliki suatu standar kecakapan pengetahuan dan keterampilan tertentu. Sesuai dengan aturan dalam Anggaran Rumah Tangga Wanadri BAB I Tentang Keanggotaan Bagian A Pasal 1, penerimaan anggota biasa diimplementasikan dalam beberapa tahapan yang meliputi:

  1. Pendaftaran dan Seleksi. Setiap calon anggota yang ingin menjadi anggota WANADRI diwajibkan untuk mengisi formulir pendaftaran secara tertulis. Setiap calon anggota yang telah memenuhi syarat pendaftaran secara administratif akan melanjutkan ke proses seleksi. Proses seleksi yang dilakukan meliputi 5 komponen, yakni:
    • Administrasi (kelengkapan pendaftaran dan peralatan pendidikan dasar)
    • Medis dan Kesehatan
    • Tes Fisik dan Renang
    • Tes Psikologi
    • Tes Kemampuan Dasar Alam Bebas
  2. Pendidikan Dasar WANADRI (PDW). Setelah lulus dari tahapan Seleksi, calon Anggota wajib mengikuti Pendidikan Dasar WANADRI (PDW) sebagai siswa. Dalam PDW setiap siswa akan diberikan pemahaman nilai-nilai kewanadrian, materi ilmu dan keterampilan hidup di alam bebas, serta materi-materi tambahan lainnya. PDW berlangsung selama lebih-kurang 28 hari. Lokasi PDW berada di beberapa tempat dalam wilayah Jawa Barat. Medan latihan yang akan ditempuh bervariasi, meliputi: gunung-hutan, sungai, tebing, hingga rawa laut. Siswa PDW yang telah menyelesaikan PDW akan dilantik sebagai Anggota Muda WANADRI.
  3. Program Paska PDW (P3). Anggota Muda Wanadri diwajibkan untuk mengikuti tahapan akhir dalam proses keanggotaan Wanadri, yakni Program Paska PDW (P3). P3 adalah tahapan pembinaan Anggota Muda untuk memberikan dan menanamkan nilai-nilai kewanadrian dalam kehidupan sehari-hari serta pengetahuan dan keterampilan alam bebas tingkat dasar dan spesialisasi. P3 dijadwalkan selesai dalam waktu 1-2 semester (6-12 bulan). Kegiatan-kegiatan yang dilakukan pada tahapan ini antara lain: mentoring dengan anggota Wanadri yang lebih senior, perjalanan penjelajahan, Mini Season, hingga ekspedisi. Sesudah menyelesaikan tahapan P3, seorang Anggota Muda akan dilantik sebagai Anggota Biasa Wanadri dengan nomor regristrasi pokok (NRP) tertentu.

SYARAT KEANGGOTAAN

Syarat menjadi anggota WANADRI dijabarkan sebagaimana tertuang di dalam Anggaran Rumah Tangga organisasi:

BAB IV Keanggotaan

Pasal 11

Yang dapat diterima menjadi anggota dengan syarat sbb :

  1. Semua pemuda pemudi Bangsa Indonesia yang berpendidikan (Mahasiswa dan Pelajar), yang berjiwa Pancasila.
  2. Umur tidak kurang dari 15 tahun, dengan keadaan fisik, mental dan intelejensia baik (tidak cacat).
  3. Gemar hidup di alam terutama gunung dan hutan.
  4. Lulus dalam masa pendidikan Teori, Praktek gunung dan hutan.

Pasal 12

Perhimpunan ini memberikan keanggotaan luar biasa kepada orang yang diangkat oleh Dewan Pengurus.

Pasal 13

Anggota berhenti dan diberhentikan :

  1. Berhenti karena meninggal dunia.
  2. Berhenti karena kemauan sendiri.
  3. Diberhentikan karena berdasarkan suatu keputusan (Keputusan Kongres).

(Sumber: AD/ART WANADRI)