118 Orang Meninggal Dunia dalam Tsunami di Palu

Korban jiwa berjatuhan setelah gempa 7,4 magnitudo disusul tsunami setinggi 1,5 meter menghantam Palu, Sulawesi Tengah, Jumat (28/9). Hingga Sabtu (29/9) pukul 10.45 WIB, jumlah korban jiwa belum bisa dipastikan.
Relawan Aksi Cepat Tanggap (ACT) menyatakan bahwa berdasarkan laporan relawan di Palu, jumlah korban tsunami hingga saat ini berjumlah 118 jiwa. Jumlah tersebut belum termasuk jumlah korban yang tertimpa reruntuhan bangunan pasca gempa.
“Jumlah korban tsunami saat ini mencapai 118 jiwa, belum termasuk yang tertimbun bangunan,” kata Syahrul, Kepala Cabang Aksi Cepat Tanggap (ACT) Sulawesi Selatan, saat dihubungi kumparan (29/9). Syahrul sejak semalam mendapatkan laporan realtime dari tim relawan di Palu. 
Semetara itu, Liputan6.com menginformasikan tentang nomor-nomor yang dapat dihubungi untuk mencari korban atau sanak keluarga yang masih belum ditemukan, a.l.:

+62451481110 (KANTOR SAR PALU)

+6282291999669 SAYUDI (SAR PALU)

+6285145000022 ASRUL ARIMAN (SAR PALU)

+6285299267110 AHMAD IRVAN (KOMUNIKASI PALU)

Masyarakat dapat menghubungi beberapa nomor kontak di atas untuk mencari tahu kondisi sanak keluarga yang berada di Sulawesi Tengah.

Hingga saat ini, jaringan telekomunikasi di daerah Donggala, Palu dan sekitarnya tidak dapat beroperasi akibat aliran listrik yang terputus pasca gempa. Kementerian Komunikasi dan Informasi pun telah mengirimkan 30 unit telepon satelit melalui Badan Aksesbilitas Telekomunikasi dan Informatika (BAKTI).

“Menteri Kominfo Rudiantara telah menugaskan Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informatika (BAKTI) untuk mengirimkan 30 unit telepon satelit guna mendukung koordinasi penanganan bencana di Donggala dan sekitarnya,” kata Ferdinandus Setu, Plt Kepala Biro Humas Kemkominfo.
https://www.liputan6.com/news/read/3655204/ini-nomor-telepon-yang-bisa-dihubungi-untuk-cari-keberadaan-keluarga-korban-gempa-palu