Artikel KemanusiaanArtikel Lingkungan

127 Gunungapi Aktif di Indonesia, Separuhnya Dipantau Nonstop 24 Jam

Erupsi Gunung Sinabung di Kabupaten Karo Sumatera Utara. PVMBG saat ini mencatat, sebanyak 127 gunungapi aktif di Indonesia yang aktivitasnya dipantau secara intensif sebagai upaya mengantisipasi terjadinya erupsi. (Dok. BNPB).

Jakarta – Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat ada 127 gunungapi aktif yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia.

Lebih dari separuh jumlah tersebut, aktivitasnya tengah dalam pemantauan intensif nonstop selama 24 jam setiap hari. Hal ini dilakukan sebagai salah satu upaya antisipatif potensi terjadinya erupsi.

“Dari 127 gunungapi aktif di Indonesia, 69 gunung dipantau secara terus-menerus 24 jam per hari,” tulis PVMBG dalam rilisnya, Senin (10/6/2019), sebagaimana dikutip cnbcindonesia.com.

Saat ini, dari 69 gunungapi yang dipantau itu, empat gunungapi berada di tingkat aktivitas level III atau siaga yaitu Gunung Sinabung di Sumatera Utara sejak 20 Mei 2019. Sebelumnya status gunung di Kabupaten Karo tersebut di level IV atau awas. Pada Minggu, (9/6/2019) Gunung Sinabung kembali erupsi dengan memuntahkan abu vulkanik mencapai 7.000 meter di atas puncak. Pihak PVMBG belum meningkatkan lagi statusnya.

Kemudian Gunung Agung di Provinsi Bali sejak 10 Februari 2018. Lebih dari 16 bulan, gunung ini masih berada di level III atau siaga dan seringkali erupsi selama periode tersebut bahkan hingga saat ini. Sementara dua gunungapi berstatus siaga lainnya berada di Provinsi Sulawesi Utara yakni Gunung Soputan sejak 3 Oktober 2018 dan Gunung Karangetang sejak 20 Desember 2018.

Adapun gunungapi yang ditetapkan di level II atau waspada sebanyak 16 yaitu Gunung Merapi (Jawa Tengah/ Yogyakarta), Marapi dan Kerinci (Sumatera Barat), Semeru dan Bromo (Jawa Timur), Rinjani dan Sangeang Api (Nusa Tenggara Barat), Rokatenda dan Ili Lewotolok (Nusa Tenggara Timur).

Selanjutnya Gunung Lokon (Sulawesi Utara), Gamalama, Gamkonora, Dukono, dan Ibu (Maluku Utara), Banda Api (Maluku), dan Anak Krakatau (Lampung).

“Sisanya 49 gunungapi tingkat aktivitas level I atau normal,” tulis PVMBG. (iar)*