ArtikelArtikel Kemanusiaan

7 Fakta Penemuan Jenazah Thoriq

Puncak Piramid dari Gunung Saeng(Dok. @bondowosoexplorer)

Jenazah yang ditemukan Tim SAR Wanadri dan Tim Gabungan di jurang “Punggung Naga” Gunung Piramid dipastikan Thoriq Rizky setelah polisi menemukan ponsel milik remaja berusia 15 tahun di dalam saku celana yang dikenakan. Thoriq Rizky dinyatakan hilang pada Senin (24/6/2019) saat mendaki Gunung Piramid yang berada di kawasan Pegunungan Argopuro Kabupaten Bondowoso. Jenazahnya temukan tersangkut di batang pohon setelah 12 hari pencarian atau tepatnya pada Jumat (5/7/2019) sore.

Berikut 7 fakta terbaru dari penemuan jenazah Thoriq Rizky:

  1. Tersangkut di pohon

Jenazah Thoriq ditemukan oleh Tim SAR Wanadri dan tim gabungan yang menyisir jalur pendakian “punggung naga”. Pencarian resmi Thoriq sudah ditutup pada Minggu (30/6/2019) atau setelah 7 hari sejak dilaporkan hilang Saat ditemukan, tubuh Thoriq tersangkut batang pohon di jurang sedalam 400 meter dan memiliki kemiringan yang sangat curam. Thoriq Rizky mendaki Gunung Piramid pada Minggu (23/6/2019) pagi. Thoriq yang baru lulus dari SMP 4 Bondowoso mendaki bersama tiga temannya yakni Rizki, Syafril, dan Pungki Pranata.

  1. Medan yang sulit Gunung Piramid

Wakapolres Bondowoso Kompol David Subagio di Posko SAR Gunung Argopuro, Sabtu (6/7/2019) mengatakan sejak ditemukan, jenazah belum bisa dipindahkan karena lokasinya sangat sulit. Kemiringan lereng mencapai 75 derajat dengan kedalaman jurang mencapai 400 meter serta cuaca yang kerap berubah, membuat tim menunda pemindahan. Tim gabungan berangkat ke lokasi penemuan pada Sabtu pagi untuk memindahkan jenazah Thoriq. “Kami terjunkan tiga orang untuk mengidentifikasi jenazah yang diduga Thoriq,” kata David.

  1. Kerahkan 100 relawan

Sekira 100 relawan yang tergabung dalam tim SAR mulai memindahkan jenazah Thoriq Rizki Maulidan, Sabtu (6/7/2019) pagi. Tim evakuasi tersebut terdiri dari kepolisian, TNI, Wanadri, Basarnas, dan sejumlah relawan. “Medannya begitu sulit sehingga kami juga harus hati-hati dalam proses evakuasi jenazah,” kata Wakapolres Bondowoso Kompol David Subagio di Posko SAR Gunung Argopuro, Sabtu. Ia juga mengatakan bahwa tim yang melakukan pemindahan memilki keahlian dalam bidang SAR. Lokasi penemuan jenazah sulit dijangkau karena berada di dalam jurang dengan kedalaman 400 meter dengan kemiringan 75 derajat.

  1. Butuh satu jam pindahkan jenazah

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bondowoso Kukuh Triatmoko, menjelaskan jika tim SAR gabungan baru tiba di lokasi penemuan jenazah Sabtu (6/7/2019) pukul 11.00 WIB. Mereka berangkat dari Pos 1 pada Sabtu pagi. “Begitu tiba di lokasi, Tim SAR langsung melakukan proses evakuasi. Butuh waktu satu jam lebih untuk mengangkat jenazah korban ini,” kata Kukuh.

  1. Polisi autopsi jenazah Ilustrasi jenazah.

Jenazah tiba di Pos I pada pukul 16.00 WIB dan langsung dibawa ke instalasi kamar jenazah Rumah Sakit Daerah (RSD) dr Koesnadi untuk proses autopsi. “Kami lakukan autopsi dulu terhadap jenazah untuk memastikan apakah benar-benar Thoriq atau bukan,” ungkap Kasatreskrim Polres Bondowoso, AKP Jamal, Sabtu. Dari pantauan di lapangan, pihak keluarga mendatangi rumah sakit setempat. “Kami libatkan dokter dari rumah sakit untuk proses autopsi ini,” ujar Jamal. Setelah proses autopsi kurang lebih dua jam, Polres Bondowoso memastikan jenazah yang ditemukan di lereng pendakian Bukit Piramid adalah Thoriq Rizki Maulidan, warga Desa Sukowiryo, Kecamatan Bondowoso. Baca juga: Tim SAR Temukan Jenazah Diduga Thoriq, Pendaki yang Hilang di Punggung Naga Gunung Piramid.

  1. Instagram Thoriq Dibanjiri ucapan duka cita

Akun Instagram milik korban, yakni @thoriq_rizky33, dibanjiri ucapan duka. “Selamat jalan dan selamat jalan Thoriq. Surga-Nya sudah menantimu,” tulis akun Instagram @Syfaandea, dalam kolom komentar. Dari 6 foto yang diunggah di Instagram Thoriq, hampir semuanya dipenuhi ribuan komentar ucapan duka. Thoriq pertama kali mengunggah fotonya pada 6 Agustus 2018, sedangkan foto terakhir diunggah pada 30 April 2019. Saat berita ini ditulis, pada foto terakhir ada 38.613 komentar dan ditanggapi oleh 108.080 warganet. Saat ini akun tersebut memiliki 123.000 pengikut Salah satu foto yang diunggah 29 Oktober 2018 menunjukkan Thoriq menggunakan topi dan tas ransel berada di jalur pendakian Gunung Ijen yang berada di perbatasan Kabupaten Banyuwangi dan Kabupaten Bondowoso. Baca juga: 100 Orang Dikerahkan Jemput Jenazah Thoriq

  1. Dimakamkan di Sidoarjo

Jenazah Thoriq dimakamkan di kampung halaman orang tua dari pihak ibu yang berada di Dusun Nyamplungan, Desa Wonokalang, Kecamatan Wonoayu, Sidoarjo. Sejak Sabtu (6/7/2019) pagi, rumah di Sidoarjo sudah ramai dikunjungi oleh sanak saudara. Sepupu korban, Agung mengatakan setelah mendengar kabar ditemukannya korban pada hari Jumat (5/7/2019), pihak keluaga langsung memasang tenda untuk petakziah. “Memang sudah dipastikan, jenasah korban akan dimakamkan disini. Sekarang semua saudara sedang menunggu kedatangan jenasah dari Kabupaten Bondowoso,” ujarnya.

(Artikel ini sudah diedit ulang oleh Tendy K. Somantri – MDC Wanadri)

(Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “7 Fakta Penemuan Jenazah Thoriq, Tersangkut Pohon hingga Dimakamkan di Sidoarjo”,

https://regional.kompas.com/read/2019/07/07/08000061/7-fakta-penemuan-jenazah-thoriq-tersangkut-pohon-hingga-dimakamkan-di?page=all.  Editor : Rachmawati)