Tim Relawan Wanadri dan Jabar Lakukan Asesmen

 

PALU – Tim  Wanadri yang bergabung dengan Tim Relawan Jawa Barat memulai pergerakan dengan melakukan location mapping assesment (penilaian dan pemetaan lokasi). Demikian dilaporkan salah satu anggota tim, Galih Donikara (W-628-TORA) melalui telefon dari Palu, Kamis (4/10/2018).

” Lokasi yang dituju adalah Donggala, kemudian Sigi, Talise, Petobo, Perumnas, Bala Roa, dan delapan rumah sakit yang ada di Palu,” kata Galih. Lima anggota Wanadri ikut bersama tim ke lapangan. Dengan demikian, telah 13 anggota Wanadri yang telah turun langsung ke lapangan. Jawa Barat mengirimkan 60 relawan gabungan yang terdiri dari berbagai unsur. Mereka dilepas oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil di Husein Sastranegara Bandung.

“Kami akan mengases lokasi, mendata segala hal. Tindakan yang akan dilakukan berdasarkan hasil asesmen. Seperti halnya yang dilakukan di Perumnas, hasilnya perlu dilakukan evakuasi. Maka, yang dikirim adalah tim vertical rescue yang dipimpin oleh Kang Kwecheng,”  ujar Galih menjelaskan.

Sementara itu dari Liputan6.com diperoleh informasi bahwa Unit Donor Darah (UDD) Pusat Palang Merah Indonesia (PMI) mengirimkan 100 kantung darah ke daerah yang terdampak gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah.

Mengutip keterangan laman resmi Palang Merah Indonesia, Kamis (4/10/2018), pascagempa dan tsunami pada Jumat, 28 September 2018, walau gedung UDD Provinsi Sulawesi Tengah tak roboh, alat yang digunakan untuk kegiatan donor dan penyimpanan darah mengalami kerusakan.

Selain itu, padamnya listrik karena gempa membuat peralatan pendukung tidak bisa beroperasi. Hal ini membuat stok darah yang ada di UDD PMI Provinsi Sulteng tidak bisa digunakan lagi. “Unit Donor Darah Pusat PMI rencananya akan mengirimkan 2 orang staf beserta 2 koli coolbox yang berisi 100 kantong darah dan juga reagen yang diberangkatkan Selasa pagi (2/10) dengan menggunakan pesawat Hercules dari Bandara Halim Perdana Kusuma,” ujar Kepala UDD Pusat PMI, dokter Ria Syafitri.

Tim dari UDDP PMI juga melakukan asesmen dan membuka pelayanan darah darurat sambil menunggu recovery staf UDD PMI Provinsi Sulawesi Tengah yang masih mengalami trauma akibat gempa dan tsunami yang terjadi.*