Artikel Kemanusiaan

Aktivitas Gunung Karangetang Meningkat dan Keluarkan Lava

Sinar api dari kawah Gunung Karangetang, Rabu (10/4/2019) malam.(Dokumen Bidang Mitigasi Gunung Api PVMBG Badan Geologi Kementerian ESDM).

Manado – Aktivitas Gunung Karangetang di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) Sulawesi Utara kembali meningkat dan mengeluarkan lava.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat, Gunung Karangetang mengeluarkan lava pada Senin (15/4/2019) sekira pukul 11.00 WITA.

Peristiwa ini, sebagaimana dikutip dari Kompas, dibenarkan Kepala Bidang Mitigasi Gunung Api PVMBG Badan Geologi Kementerian ESDM Hendra Gunawan.

“Betul terjadi aliran lava ke hulu Sungai Batu Awang dan hulu Sungai Kahetang sekitar pukul 11.00 WITA arah sektor selatan-sedikit tenggara,” katanya.

Lebih lanjut kata Hendra menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi akibat adanya desakan magma.

“Pada minggu lalu magma sudah sampai permukaan atau dasar kawah selatan dan terus didesak oleh aliran magma di bawah kawah sehingga mengalir magmanya di lereng gunung menjadi aliran lava dengan jarak maksimal 2.000 meter dari puncak kawah selatan,” tuturnya.

Dilaporkan, pada periode pengamatan pukul 06.00-12.00 WITA secara visual gunung terlihat jelas, kabut 0-I, kabut 0-II hingga kabut 0-III. Kawah selatan mengeluarkan asap bertekanan kuat teramati berwarna putih dengan intensitas tebal dan tinggi mencapai 150 meter di atas puncak kawah. Sementara, kawah utara mengeluarkan asap putih sedang dan tekanan gas sedang dengan tinggi sekira 50 meter.

Meski aktivitas terus meningkat, hingga saat ini status aktivitas Gunung Karangetang masih ditetapkan siaga atau level III. Untuk sementara, PVMBG tidak merekomendasikan aktivitas apapun di dalam radius 2,5 kilometer dari puncak kawah gunung tersebut. (iar)*