Artikel KemanusiaanArtikel Lingkungan

BNPB Berbekal Tiga Pendekatan Kala Hadapi Bencana

Kepala BNPB Doni Monardo. Ketika melakukan pencegahan dan penanggulangan bencana, BNPB berbekal tiga pendekatan dalam membumikan konsep “Kenali Ancamannya, Siapkan Strateginya”.

Jakarta – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), secara kelembagaan, menjadi garda terdepan dalam melakukan pencegahan dan penanggulangan bencana. Ada tiga pendekatan yang dilakukan BNPB dalam membumikan konsep “Kenali Ancamannya, Siapkan Strateginya.”

“Antisipasi tersebut dapat dilakukan melalui pencegahan dengan tiga pendekatan. Pertama pendekatan kesejahteraan, kedua pendekatan lingkungan hidup, dan ketiga pendekatan hukum,” kata Kepala BNPB Doni Monardo, dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Kamis (20/6/2019).

Dikutip dari inews.com, mantan Pangdam III/ Siliwangi itu mengatakan, pendekatan kesejahteraan erat kaitannya dengan mengelola kondisi sosial ekonomi masyarakat. Pendekatan ini mendorong para investor yang punya hak pengelolaan hutan dan lahan untuk membina dan membantu masyarakat sekitar, yaitu dengan tunduk pada peraturan perundangan terkait tanggung jawab sosial perusahaan.

Dalam hal pendekatan lingkungan hidup, Doni mengutarakan, pendekatan dimaksud sebagai upaya untuk memastikan pemanfaatan ruang seperti hutan dan lahan dikelola secara lestari termasuk menjaga ekosistemnya. “Kita menjaga alam sekaligus membela alam,” ujar mantan Komandan Jenderal Kopassus itu.

Sementara pendekatan hukum berkaitan dengan regulasi yang harus dipatuhi dan ditegakkan. Menurut Doni, pemerintah selaku regulator punya lebih dari 20 peraturan yang mengatur perihal pemanfaatan hutan dan lahan.

“Ketiga pendekatan tersebut menjadi upaya saling terkait yang harus dilajukan secara simultan,” katanya.

Doni menyebut, BNPB punya senjata pamungkas untuk melawan siapa saja atau pihak mana saja yang sengaja menghambat upaya-upaya terkait penanggulangan bencana, yaitu Pasal 77 Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana.

“Namun, pasal itu sepatutnya tidak akan kami gunakan. Kami percaya dengan pendekatan persuasif, kesadaran semua pihak, pembakaran hutan lahan dapat kita hentikan sejak hari ini,” katanya. (iar)*