Artikel Lingkungan

Orang Utan Tapanuli Banyak Hidup di Dataran Tinggi

Peneliti Utama Balai Litbang LHK Aek Nauli Wanda Kuswanda. (Foto/Zia Nasution)

Tapanuli Selatan – Orang utan di Sumatera khususnya di daerah Tapanuli Selatan banyak hidup di hutan dataran tinggi yakni di atas 600 mdpl. Apa penyebabnya? Padahal, orang utan cenderung menempati hutan dataran rendah karena pepohonannya menyediakan sumber pakan buah yang merupakan makanan utamanya.

Peneliti Utama Balai Litbang LHK Aek Nauli Wanda Kuswanda mengatakan, orang utan Tapanuli yang tersisa saat ini diduga telah banyak yang bermigrasi ke hutan dataran tinggi sejak ratusan tahun lalu.

“Hanya tinggal sedikit orang utan Tapanuli yang sebarannya masih tersisa pada hutan dataran rendah terutama di sekitar Sungai Batang Toru,” ujar Wanda, dikutip dari Sindonews, Jumat (19/4/2019).

Alasan utamanya, kata dia, sebagian besar hutan dataran rendah sudah menjadi kebun dan lahan olahan permukiman masyarakat dan pembangunan prasarana kehidupan. Jadinya, habitat satwa langka yang dilindungi tersebut kian terdesak.

Dalam penelitian yang dilakukannya, orang utan Tapanuli saat ini diperkirakan hanya tersisa pada habitat seluas 134.431 hektare seturut pembagian blok populasi.

Dari sejumlah riset sebelumnya, populasi orang utan Tapanuli dipisahkan menjadi dua blok besar yang sudah terpisah secara alami. Blok ini salah satunya terpisah oleh jalan nasional yang menghubungkan Kota Padangsidimpuan – Tarutung seturut Conservastion International Indonesia pada 2006.

Akan tetapi, dari hasil kajian yang dilakukan dua tahun terakhir disimpulkan bahwa populasi orang utan Tapanuli sudah terpisah dalam tiga blok besar.

Kata Wanda memaparkan, blok tersebut adalah Blok I (timur) yang dipisahkan jalan nasional, kebun dan lahan lainnya. Luas habitat orang utan di blok ini sekira 44.912 hektare. Kemudian Blok II (barat) yang dipisahkan jalan nasional dan Sungai Batang Toru dengan luas habitat mencapai 73.256 hektare. Sementara Blok III (selatan), juga dipisahkan Sungai Batang Toru dan jalan nasional, luas habitat orang utan sekira 20.267 hektare.

Dari hasil analisis terhadap seluruh habitat potensial bagi orang utan di kawasan Batang Toru, diperkirakan jumlah populasi orang utan Tapanuli saat ini sekira 120-150 individu di Blok Timur, 360-400 individu di Blok Barat, dan 15-27 individu di Blok Selatan.

“Dari hasil ini, maka secara total jumlah populasi orang utan Tapanuli yang tersisa diperkirakan sekitar 485-577 individu,” kata Wanda. (iar)*