Papua Gempa, Soputan Meletus

Gempa Magnitudo 6,1 Guncang Papua

Jakarta, CNBC Indonesia – Gempa magnitudo 6,1 mengguncang Keerom, Provinsi Papua, pukul 16.42 WIB, Minggu (16/12/2018).

Pusat gempa berada di darat 52 kilometer barat daya Keerom dengan kedalaman 106 km. Gempa dinyatakan tidak berpotensi tsunami.

Posko Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah mengonfirmasi dampak gempa kepada BPBD Keerom.  “Gempa terasa kuat sekitar 3-4 detik di Kabupaten Keerom. Masyarakat panik dan keluar dari bangunan/rumah,” tulis Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho dalam siaran resmi.

“Gempa juga dirasakan di Kabupaten Jayapura, Kota Jayapura, dan Kabupaten Pegunungan Bintang dengan intensitas guncangan sedang hingga ringan,” tambahnya.

Tidak ada laporan terkait korban jiwa dan kerusakan bangunan.  Pusdalops BPBD Papua juga sudah melaporkan bahwa keadaan aman dan terkendali.

Gunung Soputan Meletus

Sementara itu,  Gunung Soputan di Sulawesi Utara  meletus lagi pada Minggu (16/12/2018). Gunung Soputan yang berada di Kabupaten Minahasa Tenggara, Sulawesi Utara kembali erupsi sebanyak tiga kali sejak Minggu (16/12/2018) dini hari.

Berdasarkan data Pos Pemantau Gunung Soputan di Silian, erupsi pertama terjadi pada pukul 01:02 Wita, dengan amplitudo 40 milimeter disertai suara gemuruh.  Abu vulkanik Gunung Soputan  memancar hingga 7.500 meter atau 7,5 klilometer.

“Letusan kedua terjadi pukul 03:09 Wita, dengan tinggi kolom abu mencapai 3.000 meter dari puncak gunung. Kolom abu berwarna kelabu dengan intensitas tebal mengarah ke tenggara. Erupsi terekam dalam seismograf dengan amplitudo 40 milimeter, ” kata Kepala Pos Pemantau Gunung Soputan Asep Saifullah di Silian dilansir Antara.

Pada pukul 05:40 Wita kembali terjadi erupsi dengan tinggi kolom abu teramati 7.000 meter dari puncak gunung.

“Kolom abu berwarna kelabu dengan intensitas tebal dan ini mengarah ke arah barat daya,” katanya.

Pihaknya memberikan rekomendasi kepada masyarakat agar tidak melakukan aktivitas di sekitar Gunung Soputan dengan radius 4,5-6 kilometer dari puncak.

Masyarakat juga diminta untuk menyiapkan masker untuk mengantisipasi hujan abu di daerah-daerah yang terdampak.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Minahasa Tenggara Ferry Uway mengungkapkan pihaknya telah bersiaga mengantisipasi eskalasi dampak yang lebih besar dari erupsi Gunung Soputan.

“Kami sudah bersiaga di sekitar lokasi yang terdampak, dengan menyiapkan penanganan seperti pembagian masker,” kata dia.

https://www.cnbcindonesia.com/news/20181216184051-4-46618/gempa-magnitudo-61-guncang-papua

https://www.liputan6.com/regional/read/3815457/antisipasi-hujan-abu-letusan-gunung-soputan-warga-diminta-siapkan-masker