ArtikelArtikel Lingkungan

Penampakan Macan di Kareumbi

Macan kumbang (Panthera pardus melas) kembali muncul dan tertangkap kamera jebak di Taman Buru Masigit Kareumbi (TBMK). Demikian informasi yang diperoleh dari webblog resmi https://kareumbi.wordpress.com. Disebutkan bahwa Manajemen Pengelola TBMK telah menurunkan tim untuk memantau pergerakan macan tersebut yang dikhawatirkan memangsa rusa-rusa di kandang penangkaran.

Berikut adalah kronologi pergerakan tim TBMK yang dikutip dari https://kareumbi.wordpress.com/:

Sabtu, 22/06/2019
Tim 1 berada di posisi A mendengar suara surili dan burung rangkong yang tiba-tiba berisik bersahut-sahutan, dari arah timur laut ke selatan, tidak lama suasana kembali senyap.

Minggu, 23/06/2019
Tim 1 mencium bau anyir. Posisi tim di titik A, arah angin dari timur laut.

Senin, 24/06/2019
Pukul 01.00, tim 2 menuju titik A, sebelumnya diketahui bahwa di kandang karantina, perilaku rusa terlihat aneh, panik. Tim 2 berinisiatif berteriak untuk menjangkau tim 1. Pada saat teriakan, terdengar ada yang bergerak dengan jarak sekitar 10m. Tim 2 sampai di titik A.
Salah satu personil tim 1 yang berada di titik A pada siang hari kembali mencium bau anyir.

Selasa, 25/06/2019
Pagi buta sekitar pukul 04.25, salah satu tim yang berada di posisi A melihat langsung mata macan yang bersinar terang terkena sapuan headlamp. Menatap kurang dari 2 detik, berjalan menghindari sorotan lampu, menengok lagi ke belakang hingga terlihat memantulkan cahaya dari mata seperti sebelumnya. Kemudian dia berjalan dan menengok lagi sebentar untuk kemudian berjalan kembali ke arah selatan.

Kamis, 27/06/2019
Kegiatan rutin memeriksa kamera jebak. Analisanya adalah sebagai berikut:

Camtrap TBMK #1 yang dipasang dari tanggal 20/06 sampai 27/06

  1. Frame foto tanggal 21/06 memperlihatkan seekor rusa betina yang sedang merumput tepat di depan camtrap. Pada foto dan terutama scene video, pkl 18.40 terlihat rusa yang sedang santai merumput tiba-tiba menegakkan lehernya, menampilkan posisi waspada sambil memandang ke arah utara – timur laut, mematung sekian detik untuk kemudian langsung lari balik arah.
  2. Frame tanggal 24/06 pkl 11:17 memperlihatkan kerumunan rombongan Macaca tepat di depan camera, memakan rumput Steno dan bermain di pinggir sungai.
  3. Frame tanggal 25/06 siang-sore kosong, tidak menampilkan apa pun, termasuk rombongan monyet ekor panjang yang biasanya rutin ‘ngantor’ ke pinggir sungai tidak tampa satu ekor pun.
  4. Pada pkl 20:20, frame camtrap memperlihatkan satu ekor macan kumbang jawa (Panthera pardus melas) melintas dari arah timur laut ke arah barat daya.

Tindakan yang sudah dilakukan

  1. Briefing tim patroli kandang untuk meningkatkan kewaspadaan dan ketelitian. Cek titik yang memungkinkan macan masuk. Laporkan dan segera tutup titik masuk yang ditemukan
  2. Lapor kepada pihak BBKSDA.

Tindakan yang perlu dilakukan

  1. Lengkapi petugas patroli dengan alat komunikasi dan peluit/ kentongan.
  2. Menambah jumlah kamera jebak
  3. Menjauhkan tamu, pengunjung dan warga masyarakat dari area rusa
  4. Memasang lampu di sekitar rumah rusa untuk menerangi area karantina
  5. Pertimbangkan untuk membuka pagar 8ha agar rusa memiliki area terbuka dan akses mendekat ke rumah jaga
  6. Pantau dan laporkan secara berkala perkembangan eskalasi.

Semoga eskalasi tidak terus meningkat sehingga menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan, terutama pada kegiatan program pemulihan populasi rusa jawa.

Comment here