ArtikelArtikel Lingkungan

Polemik Penutupan TN Komodo Segera Dibahas

Pemenang Pegipegi Yuk! Jelajah Indonesiamu saat mengunjungi sarang komodo, di Taman Nasional Komodo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Jumat (30/11/2018).(KOMPAS.com/MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIA)

Jakarta – Polemik rencana penutupan Taman Nasional (TN) Komodo akan segera dibahas. Kementerian Pariwisata (Kemenpar) sebagai salah satu pihak yang terlibat memberikan tanggapannya terkait soal itu.

Pembahasan rencana penutupan taman nasional yang terletak di NTT itu bakal melibatkan banyak pihak. Wewenang atas taman nasional memang berada di tangan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Namun begitu, pihak Pemrov selaku pemegang otoritas di lokasi taman nasional pun punya suara.

Begitupun dengan pihak Kemenpar yang juga punya peran besar terkait kunjungan wisatawan ke taman nasional yang merupakan habitat kadal terbesar di dunia tersebut. Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya bahkan mengatakan rencana penutupan Taman Nasional (TN) Komodo tak relevan.

“TN Komodo sudah dari Pak JK jelas, tidak relevan. Saya sama dengan Pak JK, masak beda dengan Pak JK. Pak JK bilang tidak relevan untuk menutup Komodo, kan industri menolaknya,” ujar Arief di Gedung Kementerian Pariwisata, Selasa (29/1/2019) sebagaimana dikutip dari kompas.com.

“Begini, di dalam bisnis, kepastian itu menjadi hal utama. Rekan-rekan mengerti tidak, kalau ada isu ditutup travel agent dan travel operator enggak akan berani bergerak. Karena kalau bergerak, dia menjual, dia mengiklankan, ujug-ujug (tiba-tiba) ditutup gimana? Siapa yang mau tanggung jawab?’ katanya menambahkan.

Sebelumnya, Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengatakan rencana penutupan TN Komodo belum resmi. Dia menyambut baik rencana Gubernur NTT Viktor Laiskodat untuk memperbaiki ekosistem di TN Komodo. Akan tetapi, kata Kalla, semestinya ekosistem TN Komodo tetap dijaga meski dibuka untuk kunjungan wisatawan.

Untuk membahas polemik tersebut, dikutip dari detik.com, Arief mengatakan akan ada pertemuan dalam waktu dekat dengan stakeholder terkait.

“Sudah ada undangan dari Menteri LHK, Pemprov, Kemenpar dan lain sebagainya,” ujar Arief. Hanya saja pihak Kemenpar masih menunggu konfirmasi. Sebabnya, sejauh ini belum ada tanggal resmi kapan pertemuan itu agak digelar.

Nggak tahu tanggalnya tanggal berapa,” kata Arief. (iar)*

https://travel.kompas.com/read/2019/01/30/160400127/ini-komentar-menpar-tentang-isu-penutupan-tn-komodo

https://travel.detik.com/travel-news/d-4406411/polemik-tn-komodo-menpar-akan-bertemu-pemprov-ntt-dan-klhk