ArtikelArtikel KemanusiaanArtikel Pendidikan

Sekolah ESAR Wanadri 2019

Sekolah ESAR Wanadri 2019 secara resmi dibuka oleh Marsekal Pertama TNI Bapak F. Indrajaya, S.E, M.M, selaku Direktur Bina Potensi Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan. Sebanyak 104 peserta baik dari internal Wanadri yang merupakan Anggota Muda Wanadri (AMW) maupun eksternal (umum) mengikuti upacara pembukaan yang dilaksanakan di sekretariat Wanadri Bandung.

Kegiatan sekolah ESAR Wanadri 2019 berlangsung selama sepekan pada 21 – 27 September 2019 di kawasan Gunung Kareumbi Jawa Barat. Sebelum praktik di lapangan, selururuh peserta ESAR Wanadri 2019 dibekali pengetahuan seluk-beluk ESAR melalui materi kelas.

Pada praktik lapangan, 104 peserta dibagi menjadi lima tim yakni; tim penggalian data informasi, tim pengolahan data informasi, tim logistik, tim penyusunan stategi komunikasi, dan tim pendukungan medis. Kebutuhan tersebut untuk melengkapi data standar operasional ESAR di Pos SMC.

Setelah data dan informasi terkumpul, SRU bergerak untuk menelusuri MPP. SRU tersebar karena MPP saat pencarian awal masih luas. Pergerakan SRU tersebut berusaha mencari ceceran yang mungkin saja ditinggalkan oleh survivor. Ceceran tersebut akan menjadi petunjuk berikutnya yg bisa mempersempit MPP, sehingga esok hari penelusuran menjadi lebih terfokus.

Ceceran-ceceran yang menjadi petunjuk lokasi survivor ditemukan, SRU yang menemukan ceceran tersebut melaporkan temuannya kepada OSC yang menjadi perpanjanagan tangan SMC. MPP menjadi semakin sempit, pencarian semakin terfokus kepada suatu lokasi. Penyisiran dilakukan secara open grid dan close grid. Sampai survivor ditemukan dan ditangani langsung oleh tim medis.

Seluruh rangkaian latihan telah dilalui. Kegiatan ditutup secara resmi dalam upacara penutupan. Saatnya untuk kembali dan menerapkan ilmu yang telah didapat. Tugas kemanusiaan menantimu!*