Artikel Kemanusiaan

Suplai magma pasok energi Gunung Slamet

Jakarta, EnergiToday – Energi Gunung Slamet masih tinggi, apalagi ada suplai magma yang baru. Meski demikian, energi yang besar itu dilepaskan dengan adanya letusan gas dan secara visual dapat dilihat adanya sinar api.

Ketu Tim Tanggap Darurat Gunung Slamet Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Imam Santosa mengungkapkan tremor hembusan sejak 26 Agustus lalu sampai sekarang masih terjadi. “Itu berarti adanya lontaran gas yang muncul dari rekahan-rekahan kubah lava yang ada dipuncak. Gas-gas yang dikeluarkan tersebut berasal dari magma yang sudah berada dipermukaan,” ujar Imam seperti dilaporkan Media Indonesia, Rabu (03/09).

Sementara itu, berdasarkan pemantauan dari Pos Pengamatan Gunung Slamet mulai pukul 00.00 WIB hingga 06.00 WIB kemarin, Gunung Slamet lebih banyak terhalang kabut. Saat cerah, terpantau 8 kali sinar api setinggi 50 meter-100 meter dan hembusan awan putih tebal setinggi 50 meter-200 meter condong kearah barat. Gempa tremor juga masih teru-menerus terjadi dengan amplitude 6-40 milimeter (mm) dan dominan pada 25 mm.

Kalau warga masih tetap tenang. Meski demikian, penduduk tetap siaga. “Kita memang khawatir, tetapi sebelum ada perintah dari petugas, kami tetap mengolah hasil pertanian terutama sayuran,” ujar Martono (56) warga Desa Clekathakan, Kecamatan Pulosari, Pemalang. (fd/mi)

sumber : http://m.energitoday.com – 03/09/2014