ArtikelArtikel PenjelajahanPenjelajahan

Tanjakan Berat dan Hujan Uji Kemampuan Tim “Minangkabau Tour” KGW

Gambar terkaitHasil gambar untuk logo pronasHasil gambar untuk logo c59

Tim “Minangkabau Tour” Komunitas Gowes Wanadri langsung dicoba dengan medan berat dan cuaca tak bersahabat pada etape pertama. Akibatnya, sebagian anggota tim yang rata-rata berusia di atas 60 tahun ini terpaksa menyelesaikan etape pertama dengan memuat (loading) sepedanya ke mobil.

Alhamdulillah sehat2 semua team. Perjalanan kemaren wah…..nanjak terus. Sy mah ripuh. Cuaca jm 11.00 sdh hujan sekitar km 27. Tahura bung Hatta.” tutur salah seorang anggota tim, Budiono

Etape pertama ini Padang – Danau Diateh sebenarnya berjarak 58 km. Namun, etape ini memiliki tanjakan yang berat dan panjang. “Kalau dibandingkan sama Bandung mah, seperti tanjakan di Bojongkoneng Cikutra tapi panjang. Hanya sekali mendapat jalan menurun di Km 31,” tuturnya lagi.

Disebutkannya, tanjakan paling ekstrem mulai dari Km23 sampai dengan Km31. “Setelah itu, menurun sedikit lalu nanjak lagi. Sebagian anggota terpaksa loading karena cuaca hujan,” kata Budiono menjelaskan.

Anggota tim baru berkumpul secara lengkap mencapai titik tujuan pada pkl. 19.00 WIB. Mereka yang datang terakhir adalah yang terus menggowes sepedahnya sampai Danau Diateh. Rombongan berangkat dari Kota Padang pkl. 8.00 WIB. Mereka adalah Bagus Satiardja, Dedi Mongol, Imon, H. Dede, Imam, Ade Bambang, Herlly, Rhenaldi, Gustaf Afdol, Aip Rivai, Bima, Eddy Obon, Nusie, Budiono, Yanto Udang, Dedi Juned, Pite Akil, Ade Imon, Tatty Zahrab, dan Lourike.*

Mencapai Tahura Bung Hatta