Jauh sebelum dunia gempar karena serangan Israel terhadap Palestina pekan lalu, Pustaka Tropis Wanadri sudah menjadwalkan untuk memamerkan foto-foto kondisi Palestina, khususnya Gaza. Dewan Kurator sempat kebingungan memilih foto yang akan ditampilkan, ketika rekan-rekan dari Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) menyerahkan seabrek foto untuk diseleksi.
“Ini foto korban yang harus dioperasi tanpa dibius. Sepanjang operasi dia membacakan Surat Al-Baqarah”ujar Luly Larissa Agiel, contact person MER-C yang bertandang ke Pustaka Tropis. Aktivis kemanusiaan ini pun sudah menyambangi Gaza dan akan hadir pada sharing bersama pemirsa pada Minggu, 20 Juli 2014 mulai pkl. 16.00 wib di Pustaka Tropis, Jalan Batik Jonas 11 Bandung. Pameran foto berlangsung hingga 23 Juli.
MER-C berdiri pada tahun 1999, berawal ketika Tim Medis Mahasiswa Universitas Indonesia (TMM-UI) mengirimkan tim ke Ambon. Melihat bahwa ada keberpihakan dalam pelayanan medis terhadap korban pertempuran di Ambon, mereka sepakat mendirikan organisasi sosial kemasyarakatan yang komit terhadap netralitas sebagai tenaga medis.
Hingga kini MER-C sudah mengirimkan lebih dari 124 misi kemanusiaan, termasuk ke Afghanistan, Irak, Iran, Thailand, Kashmir, Libanon, Sudan, Somalia, dan Palestina.
Pustaka Tropis Wanadri mengajak masyarakat yang peduli kemanusiaan untuk bersama-sama menyimak kisah mereka, menyaksikan getirnya derita Gaza. Siapa tahu, menjadi inspirasi penggugah rasa kemanusiaan – pun di lingkungan kita sendiri. (neff/Media Center-W).


