Dua pekan tahapan dasar (basic) Pendidikan Dasar Wanadri 2016 sudah berlalu, mereka di tempa fisik dan mental di tempat yang sunyi jauh dari hiruk pikuk keramaian. Rutinitas hari-hari yang padat mulai dari bangun pagi, sholat, olahraga, apel pagi, belajar dikelas, simulasi-simulasi, praktek lapangan, dll mereka lakukan mulai dari matahari belum terbit hingga matahari tenggelam. Aktivitas malam pun masih mereka lakukan hingga menjelang tidur.
Tahapan ini dilakukan untuk menanamkan hal-hal positif seperti : kedisiplinan, kesigapan, tanggung jawab, dan kerjasama tim.
Selanjutnya mereka masih harus mejalankan tahapan Operasional yaitu tahapan aplikasi dari apa yang sudah mereka dapat selama tahapan dasar.
Medan lintasan yg mereka lalui setiap hari
Sikap sempurna hormat penurunan sang Saka Merah Putih di manapun berada.
Motivasi dan tanya jawab dari Bapak Anis Baswedan.
Ibadah sholat Subuh
Jalan jongkok, sebagai bagian dari rutinitas olah raga pagi.
Olahraga pagi.
Menuju apel pagi.
Pengenalan materi simulasi panjat pohon.
Usai masak makan malam di bivak.
Persiapan bivak alam (natural shelter) untuk bermalam di hutan.
Pengarahan malam hari dari Instruktur lapangan.
Bendera regu.
Kedatangan Bapak Ridwan Kamil (Walikota Bandung), dalam rangka memberi motivasi tentang kepemimpinan kepada siswa PDW.
Penjelasan tehnis pembuatan perapian oleh Insruktur pendamping.
Siraman rohani di Khotbah jum”at.
Sholat Jum”at.
Diskusi materi di lapangan.
Suasana apel pagi.
Kang Emil meninggalkan lokasi latihan usai pemberian materi kelas, di dampingi wakil komandan Latihan.
Suasana materi kelas.
Itulah kelas kami “Siswa PDW 2016”
Ucapan terima kasih dari Komandan Latihan untuk Bapak Anies Baswedan.
Percakapan antara Bapak Endriartono Sutarto selaku Warga Kehormatan Wanadri dengan Komandan Latihan PDW 2016 dan Ketua Suku Wanadri, seusai pemberian materi kelas.