Pelepasliaran Dua Keluarga Owa Jawa di Gunung Malabar

Ilustrasi Owa jawa. Sebanyak lima individu dari dua keluarga Owa jawa dilepasliarkan di Gunung Malabar, Jawa Barat, Selasa (19/2/2019). Foto : Antara.

Bandung – Yayasan Owa Jawa melepasliarkan lima individu dari dua keluarga Owa jawa di hutan lindung Gunung Malabar Kabupaten Bandung Jawa Barat, Selasa (19/2/2019). Mereka adalah keluarga Jowi-Cuplis dan anaknya Maral serta pasangan Mimis-Cika. Sebelumnya, mereka direhabilitasi di Javan Gibbon Center Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP).

Pelepasliaran keluarga primata langka tersebut merupakan implementasi kerja sama Yayasan Owa Jawa dengan Balai TNGGP yang didukung Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Kemudian Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Barat, Perum Perhutani, Conservation International Indonesia, Silvery Gibbon Project dan Pertamina EP Asset 3.

Dikutip dari galamedianews, Kepala Balai Besar TNGGP Wahju Rudianto mengatakan, Owa jawa merupakan salah satu dari dua puluh lima satwa prioritas yang menjadi target sasaran strategis Ditjen KSDAE yang tertera pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah 2015-2019 untuk ditingkatkan populasinya.

“Program rehabilitasi Owa jawa di Javan Gibbon Center merupakan kerja sama Yayasan Owa Jawa dengan Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango yang berperan penting dalam mempersiapkan Owa jawa yang pernah dipelihara masyarakat. Kemudian dilepasliarkan untuk penguatan populasi di alam,” kata Wahju menjelaskan.

Pelepasliaran Owa jawa kali ini adalah yang keenam sejak 2013. Dalam enam tahun terakhir sudah dilepasliarkan sebanyak 19 individu.

Upaya pengembalian Owa jawa ke habitat aslinya bukanlah perkara mudah. Oleh sebab itu, kata Wahju, kemitraan dan dukungan berbagai pihak sangat diperlukan untuk menyelamatkan primata tersebut dari kepunahan. (iar)*