KLHK Berikan Bantuan Fasilitas Pengelolaan Sampah Citarum

Foto aerial banjir yang menggenangi Jalan Moh Toha Kabupaten Bandung Jawa Barat, Senin (8/4/2019). Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung mencatat sebanyak 37.731 jiwa menjadi korban banjir luapan Sungai Citarum yang terjadi sejak Senin (8/4/2019) dini hari. ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/foc.

Bandung – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) memberikan bantuan berupa fasilitas tempat pengelolaan sampah di enam kota dan kabupaten di Jawa Barat.

Secara simbolis, bantuan tersebut diserahkan Menteri KLHK Siti Nurbaya kepada Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil di Kabupaten Bandung, Senin (15/4/2019).

“Jadi, untuk menyelesaikan masalah sampah, kami memberikan bantuan fasilitas pengelolaan sehingga diharapkan Citarum menjadi lebih harum,” ujar Nurbaya, dikutip dari jpnn.com.

Dikatakannya, pemberian fasilitas pengelolaan sampah merupakan upaya pemerintah pusat dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang muncul di sepanjang daerah aliran sungai (DAS) Citarum.

Nurbaya mengatakan, cara penyelesaian masalah sampah di DAS Citarum tersebut bisa ditiru juga di daerah lainnya. “Kalau target ya sampah ini bisa dikurangi. Kalau tidak bisa ya harus dikelola,” ujarnya menegaskan.

Dalam kesempatan itu, Nurbaya juga menyebut, pengelolaan sampah dengan cara daur ulang dinilai bisa menjadi solusi menyelesaikan pencemaran dan sedimentasi di Sungai Citarum yang kerap menjadi penyebab banjir.

“Diharapkan tidak ada lagi nantinya banjir luapan di sekitar Citarum,” katanya.

Saat ini, dari sejak beberapa pekan terakhir, sejumlah wilayah di Bandung selatan yang berada di sekitar Sungai Citarum masih tergenang banjir. Selain karena curah hujan yang tinggi akhir-akhir ini juga diperparah dengan luapan Sungai Citarum.

Akibatnya, puluhan rumah terendam bahkan hingga ketinggian air mencapai 2,4 meter, serta akses jalan sebagian wilayah sempat tertutup dan tidak bisa dilewati kendaraan. (iar)*