Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Buru Selatan, Maluku, mencatat sebanyak 239 rumah warga di tiga desa di Kecamatan Ambalau mengalami kerusakan akibat gempa 5,4 skala richter yang mengguncang wilayah tersebut, Minggu (17/1/2016).
Kepala BPBD Buru Selatan, Awat Mahulauw, mengungkapkan, dari jumlah tersebut, sebanyak 68 unit rumah mengalami kerusakan parah, 118 rumah mengalami kerusakan sedang dan 53 rumah rusak ringan.
“Totalnya rumah yang rusak semuanya 239 rumah, itu sudah termasuk 68 yang rusak parah, 118 rusak sedang dan 53 rusak ringan,” ujar Awat melalui pesan singkat, Senin (18/1/2016).
Dia mengungkapkan, jumlah rumah-rumah warga yang rusak itu tersebar di tiga desa, yakni di Desa Masawoy, Desa Ulima dan Desa Kampung Baru.
”Di desa Masawoy, 64 rumah yang rusak, di Desa Ulima 128 dan di Desa Kampung Baru berjumlah 48 unit rumah,” ujarnya.
Saat ini, lanjutnya, pihaknya baru selesai mendata jumlah kerusakan di tiga desa tersebut, sedangkan empat desa lain yang terkena dampak kerusakan akibat gempa tersebut, yakni Desa Elara, Desa Siwar, Desa Selasi dan Desa Lumoi masih dalam pendataan.
“Jumlah kerusakan itu baru di tiga desa dan empat desa lain masih dalam pendataan saat ini,” katanya.
“Untuk sementara ini, dua desa yang paling parah terkena dampak gempa itu adalah desa Ulima dan desa Masawoy,” tambahnya.

