Lagi, Guguran Awan Panas Sinabung Hingga 2 Kilometer

NEFOSNEWS, Jakarta – Guguran awan panas kembali terjadi di Gunung Sinabung. Pada kamis (18/9/2014) sekitar pukul 11.20 WIB, terjadi guguran awan panas yang meluncur dari sisi barat Gunung Sinabung sejauh 2 kilometer ke arah selatan.

Status gunung yang terletak di Kabupaten Tanah Karo tersebut masih berada pada level III atau siaga. Karena itu, warga dilarang beraktivitas dalam radius 5 kilometer.

Sebelumnya Gunung Sinabung sempat erupsi satu kali pada Minggu malam (7/9/2014), selama 1.187 detik. Saat itu tampak asap putih tebal kecoklatan setinggi 200 meter hingga 2.000 meter. Tak hanya itu, Gunung Sinabung juga menyemburkan awan panas sejauh 2.000 meter ke tenggara. Tampak pula guguran lava pijar dari dekat puncak sejauh 1.000 meter hingga 2.000 meter ke tenggara.

Pada saat itu, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana (PVMBG) mencatat terjadi 25 kali gempa frekuensi rendah dan 21 kali gempa guguran. Tremor terjadi menerus dengan amplitudo maksimum 30 milimeter.

Pada awal Februari lalu, gunung setinggi 2.460 meter ini telah menelan korban jiwa, Sabtu (1/2/2014). Sebanyak 15 warga yang saat itu tengah berziarah ke Desa Sukameriah yang berjarak 3 kilometer dari puncak Sinabung. Mereka menjadi korban awan panas.

Saat peristiwa itu terjadi, awan panas meluncur sejauh 4,5 kilometer. Padahal PVMBG telah mengeluarkan peringatan agar tak ada aktivitas masyarakat dalam radius 5 km dari puncak Sinabung, mengingat aktivitas vulkanik yang semakin tinggi. Namun, warga tetap nekat mendekat gunung tersebut, hingga korban jiwa pun tak terelakkan. (ima rusdiana/ dpy)

Caption Foto: Ilustrasi awan panas (antarafoto)

Sumber : http://www.nefosnews.com/