Sepatu (boot) dan Alas Kaki
Disadur dari SAS Fitness oleh Antonius W-722 ERA
Kaki bekerja cukup keras, berjalan dengan jarak tempuh jauh dan juga menahan berat badan, namun sangat mudah untuk mengabaikannya, hingga kaki tersebut mulai mendapat luka hingga melepuh. Cara anda menjaga kaki dan tipe perlengkapan kaki yang dipilih merupakan faktor yang penting bila kita pikirkan dan sadari betapa banyak sumbangsih yang diberikannya di setiap kegiatan outdoor. Berjalan, terutama jika kita membawa beban ransel yang berat, memberi tekanan yang lebih pada kaki. Jika ditambah dengan melakukan perjalanan melewati medan yang berat akan memberi tekanan yang lebih lagi. Oleh karena itu perlakuan terhadap kaki dan perlengkapan yang dibutuhkannya seharusnya lebih diperhatikan dengan baik.
Memilih perlengkapan yang dibutuhkan kaki
Sepasang sepatu yang dipakai untuk berjalan merupakan kombinasi keringanan dan daya tahan – support yang cukup dari pergelangan kaki (‘ankles’) dan proteksi dari air yang efisien. Ada banyak sepatu yang tersedia di pasaran dan sejumlah desain yang dapat menimbulkan keragu- raguan untuk memilihnya. Sepatu yang baik umumnya cukup mahal hingga kebanyakan orang hanya dapat memiliki sepasang pada waktu tertentu. Perasaan was-was akan timbul ketika seseorang berniat untuk memilih sepatu yang baik.
Beberapa macam sepatu ditekankan ndengan desain tertentu misalnya untuk climbing melalui medan yang berat, sedangkan tipe yang lain ada juga dirancang untuk medan yang lebih mudah. Sepatu-sepatu tersebut ada yang tahan air (waterproof) sewaktu musim dingin atau cuaca basah, juga ada yang memberikan rasa sejuk pada kaki sewaktu musim panas. Bagian dari perlengkapan sepatu, seperti kaos kaki, juga merupakan hal yang penting. Jenis sepatu ada yang membu-tuhkan dua pasang kaos kaki : kaos kaki dalam yang terbuat dari wol atau sutra berfungsi sebagai penghangat, dan kaos kaki tebal luar yang berfungsi sebagai bantalan pelindung kaki. Sepatu yang lain, yang terbuat dari kain, hanya memerlukan sepasang kaos kaki saja.
Ada beberapa faktor yang diperlukan ketika membeli sepasang sepatu:
– pilihlah kaos kaki yang sama jenisnya dengan yang biasa digunakan sewaktu berjalan.
– ketika sedang menggunakan sepatu, usahakan jari kaki tidak menyentuh ujung bagian dalam sepatu
– sepatu yang dikenakan tidak mencengkram kaki / sempit pada setiap bagian kaki, carilah yang menyenangkan
– pilihlah sepatu yang waterproof
– pastikan sepatu tersebut memiliki insol untuk memberi bantalan yang baik dan juga lapisan atas, yang dapat memberi support cukup kokoh pada seluruh bagian kaki
– bagian belakang, bagian tumit dan bagian ujung jari pada sepatu sebaiknya memiliki kekuatan yang cukup untuk melindungi dan menopang sepatu
– problem-problem pada kaki seperti Corn (katimumul atau mata ikan, jentik-jentik di kaki seperti mata ikan), bengkak pada ibu jari, atau kuku kaki yang tumbuh kedalam sebaiknya dirawat terlebih dahulu sebelum membeli sepatu yang baru
– sepatu sebaiknya cukup tinggi disekeliling pergelangan kaki untuk memberikan support maupun perlindungan. Lidah sepatu dengan lapisan bantalan yang empuk dan cukup tebal sangat baik sehingga kaki cukup terlindung dari
– ketika sedang mencoba sepatu, cobalah untuk berdiri berjingkat. Jika kaki terasa sempit pada bagian ujung sepatu, cobalah untuk mencoba ukuran yang setingkat lebih besar
Perhatikan juga bahan sepatu tersebut sehingga dapat diketahui perawatan yang diperlukan. Sepatu kain tidak banyak memerlukan perawatan, kecuali bagaimana menjaga agar sepatu tetap bersih. Tapi sepatu yang terbuat dari kulit lebih memerlukan perawatan tetap daribahan lilin untuk menjaganya tetap supel dan mkedap air. Usahakan untuk mendapatkan sepatu dengan pola dasar sepatu (grip) yang baik karena dapat menghindari kecelakaan yang serius, terutama jika anda sedang dalam kondisi basah dan medan yang licin. Bentuk grip yang berbentuk bintang merupakan bentuk grip terbaik. Bahan PVC tidak memberikan banyak traction (lentur) dan sebaiknya dihindari. Pilihlah ketebalan tapak kaki (sol) yang sesuai dengan jenis medan yang akan dijalani.
Mountaineering memerlukan sol yang lebih tebal dan lebih kaku/keras daripada sol yang digunakan untuk hillwalking. Terlebih dulu cobalah tekuk sol sepatu untuk melihat fleksibilitasnya. Sol yang baik akan memiliki fleksibilitas yang masih solid dan akan memberikan support yang baik ketika mengalami jatuh.
Pemeliharaan sepatu
Sepatu yang baru sebaiknya digunakan terlebih dulu disekitar rumah sebelum memulai perjalanan jauh. Mulailah dengan pemakaian sepatu tersebut dengan kondisi tali sepatu agak longgar dan selalu lihat apakah lidah sepatu pada kondisi sejajar dengan insol sepatu. Mulailah dengan melakukan perjalanan pendek, atau dengan menggunakannya disekitar rumah. Hal ini akan membuat pemakai mengetahui problem-problem yang ada sebelum melakukan perjalanan jauh. Sepatu membutuhkan perawatan yangteliti jika kita ingin menggunakannya hingga akhir. Bersihkanlah lumpur-lumpur yang menempel secepatnya sebelum mencuci sepatu. Setelah dicuci, sebaiknya diberi polish (semir) atau spray khusus untuk sepatu. Sepatu kulit yang masih basah harus dikeringkan dengan hati-hati, sengatan panas langsung yang dapat mengakibatkan kulit sepatu pecah-pecah.
Pertama, pisahkan insol yang dapat dilepaskan tersebut dan tali sepatu yang basah, dan keringkan mereka secara terpisah. Kedua, masukkan ke dalam sepatu dengan bahan yang dapat menyerap, seperti koran atau tissu dan letakkan pada tempat yang hangat. Jika sepatu tersebut sudah mulai kering, sebaiknya kulit sepatu tersebut diberi perawatan dari bahan lilin atau bahan waterproofing.
Selamat mencoba…
Sumber: Bulletin Wanadri No.4 – XVII September – Oktober 2000







