#NgobrolSore 30.10.2015 Sumpah Pemuda
Selamat sore, warga tropis!
#NgobrolSore edisi Sumpah Pemuda ‘Buku, Dedikasi dan Inspirasi’ sudah terlaksana pada jum’at, 30 Oktober 2015.
Malam itu #ngobrolsore dibuka oleh moderator kita, kang Galih Donikara, sepatah dua patah kata untuk pembukaan obrolan malam ini. Pengantar kata tentang kami dari penyelenggara hingga perkenalan sedikit mengenai para narasumber yang akan mengisi kegiatan #NgobolSore.
Sesi pertama dibuka oleh kang Irfan Ramdhani yang sudah menerbitkan bukunya yang berjudul ‘Tabah Sampai Akhir’. Buku ini bercerita tentang perjalanan beliau dalam dunia petualangan. Beliau mengalami kecelakan saat berkegiatan hingga beliau bisa kembali berkegiatan. Buku yang memotivasi untuk banyak berbuat dan kurangi mengeluh. Buku ini juga adalah sebuah hasil perjuangan dengan moto ‘Tabah Sampai Akhir’, karena beliau menulis buku ini dalam kondisi penyembuhan lahir dan batin beliau setelah diterpa kecelakan. Pesan dari kang Irfan Ramdhani ‘Tabah tidak hanya di awal, tabah tidak juga dipertengahan, tapi tabah sampai akhir!’. Buku inspirasi ini bisa kalian dapatkan di toko buku terdekat atau langsung kontak kang Irfan Ramdhani.
Sesi kedua berlanjut diisi oleh kang Feri Latief seorang Fotografer dari National Geographic. Beliau menceritakan tentang perjalanan menjelajah beberapa Gua di Pulau Kalimatan dan Pulau Sulawesi. Foto yang baik itu banyak bercerita banyak hal untuk orang-orang yang melihatnya, begitu kata kang Feri Latief. Foto adalah sebuah media dalam mendokumentasikan sebuah kegiatan. Foto yang bagus tidak hanya memberikan gambar yang bagus, tapi juga bisa memberikan banyak cerita pada orang yang melihatnya.
Sesi berikutnya adalah coffe break atau yang populernya dengan ‘ngopi dulu’. Supaya mata kembali cenghar dan perut tidak ribut karena blm terisi. #NgobrolSore dihadiri oleh 41 warga tropis, yang mengisi bangku-bangku yang telah tersedia. Hingga ada juga beberapa warga tropis yang berdiri, karena telah kehabisan bangku untuk diisi.
Lanjut ke sesi tiga diisi oleh kang Icak Darmastyo, beliau menceritakan tentang buku yang dibuat oleh dirinya sendiri. Luar biasa sekali bukan, membuat buku untuk berbagi pengetahuan dan cerita oleh beliau pribadi. Menurut beliau, menjadi sebuah kebanggan tersendiri bisa memiliki dan menerbitkan buku miliknya sendiri. Buku beliau berisi foto-foto dan cerita tentang perjalanan beliau selama melakukan perjalanan ke 51 kota dari Indonesia hingga ke India. Buku berjudul ’51’ angka yang mewakili foto-foto dan kota-kota yang sudah beliau lalui. Untuk yang ingin memiliki buku yang dibuat oleh Kang Icak, bisa langsung kontak Kang Icak Darmastyo.
Sesi ke empat diisi oleh kang Maulana yang akrab di panggil kang Maul. Beliau penulis buku ’40 days in Europe’ yang ternyata sekarang sedang dalam proses pembuatan filmnya. Beliau bercerita sedikit tentang apa itu ’40 days in Europe’. Buku yang bercerita tentang team angklung SMA 3, melakukan perjalanan menuju ke eropa untuk mengikuti perlombaan. Sekarang sedang dalam proses pengumpulan dana, untuk warga tropis yang ingin mendukung bisa langsung ke kitabisa.com/film40days untuk ikut mensupport film ini.
Sesi selanjutnya adalah berbagi doorprize dan foto-foto bersama para narasumber. Terimakasih untuk EIGER dan Cozmeed yang sudah mendukung acara #NgobrolSore dengan produk-produknya.
Sampai bertemu di #NgobrolSore bulan November, warga tropis!
Berbagi, beraksi dan berkarya!
































