Pelatihan Dasar Tim Respons Darurat Air dan Sanitasi (WATSAN ERT) Gelombang 2 resmi ditutup setelah tujuh hari pelaksanaan intensif yang diikuti puluhan peserta dari berbagai daerah. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Yayasan Wanadri melalui Wanadri Institute, dengan dukungan BPBD Jawa Barat dan sejumlah mitra.
Hari terakhir pelatihan (10/10/2025) diawali dengan sesi pengenalan dan pengaplikasian peralatan pengolahan air cepat, dipandu oleh Kang Ezra Adimenggala. Peserta belajar langsung mengenai sistem dan dinamika operasional pengolahan air bersih di lapangan—materi penting bagi kesiapsiagaan di situasi bencana.
Setelah sesi materi, peserta bersiap untuk shalat Jumat dan beres-beres menjelang upacara penutupan yang digelar sederhana namun penuh makna di dalam tenda serbaguna BPBD. Acara dihadiri oleh Ketua Yayasan Wanadri, dr. Tri Wahyu (Ceu Tri), Ketua Dewan Pengurus Wanadri, Dirga Imam Somantri, perwakilan Dewan Normatif, serta Bambang Imanudin, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Jawa Barat.
Dalam sambutannya, Bambang menyampaikan apresiasi dan mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi ancaman gempa megathrust dan sesar Lembang. Ia juga menawarkan dukungan hibah alat pengolahan air (WTP) untuk mendukung operasi kemanusiaan Wanadri.
Sementara itu, Ceu Tri menegaskan bahwa bencana adalah tanggung jawab bersama dan latihan ini merupakan bagian dari rencana besar pembentukan tim spesialis relawan kebencanaan Wanadri hingga tahun 2030—meliputi Urban SAR (USAR), Mobile Medical Team (MMT), Water & Sanitation (WATSAN), serta Manajemen Logistik.
Sebagai penutup, perwakilan tiga tim—Alfa, Bravo, dan Charlie—menyampaikan komitmen mereka untuk terus berkontribusi dalam penanggulangan bencana di bidang air dan sanitasi.
Kegiatan berakhir dengan doa bersama, penyerahan sertifikat, serta foto kenang-kenangan seluruh peserta dan panitia.
Terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung. Jasamu Abadi!


