Tantangan dan Peluang Pembangunan Lima Pilar Poros Maritim Dunia

MDC Wanadri – Sejarah pendidikan TNI AL dimulai pada bulan Mei tahun 1946 dengan terbentuknya jawatan pendidikan Angkatan Laut yang bertugas menyiapkan berdirinya Sekolah Angkatan Laut (SAL) di Tegal Jawa Tengah. Pada tanggal tersebut SAL secara resmi dibuka oleh Presiden RI Ir. Soekarno dan momentum ini ditetapkan oleh pemimpin ALRI sebagai Hari Pendidikan Angkatan Laut (Hardikal) yang berlaku sampai dengan saat ini.

Didi S, seminar 2
Suasana Seminar / Didi Sugandi

Memperingati ulang tahunnya yang ke 69, tanggal 11 Mei 2015 yang lalu, Komando Pengembangan dan Pendidikan TNI Angkatan Laut (Kobangdikal) telah menyelenggarakan Seminar Nasional dengan tema “Tantangan dan Peluang Pembangunan Lima Pilar Poros Maritim Dunia”. Seminar yang diselenggarakan di gedung Graha Samudera Bumimoro (GSB) Kesatrian Kobangdikal, Surabaya tersebut juga diisi dengan beberapa stan Pameran di luar gedung.

Didi S, seminar 3
Nara Sumber Seminar / Didi Sugandi

Seminar diawali dengan Pembicara Kunci oleh Kepala Staf TNI-AL Laksamana TNI Ade Supandi, S.E. yang menjabarkan secara umum lima poros maritim dunia yang terdiri dari Budaya Maritim, Sumber Daya Alam, Insfrastruktur Pendukung, Diplomasi, dan Pertahanan Maritim. Seminar yang belangsung setengah hari tersebut menampilkan 5 nara sumber yang memaparkan 5 poros maritim sesuai dengan keahlian masing-masing.

Didi S, isi pameran 1
Peserta Pameran / Didi Sugandi

Seminar terbagi dalam 2 sesi. Sesi pertama diisi oleh Sri Sultan Hamengkubuwono X Raja sekaligus Gubernur DIY dengan materi Pilar Budaya Maritim, Laksamana TNI (Purn) Dr. Marsetio, M.M. mantan Kepala Staf Angkatan Laut membahas Pilar Pertahanan Maritim, dan Ir. Sarwono Kusumaatmaja mantan Menteri Lingkungan Hidup RI menyampaikan materi Pilar Sumberdaya Maritim. Sedangkan di sesi kedua, tampil Dr. Arif Havas Oegroseno Duta Besar untuk Belgia, Luxemburg dan Uni Eropa mengupas tentang Pilar Diplomasi Maritim dan Ir. Harun Al Rasyid Lubis, M.Sc. Akademisi ITB mengupas tentang Pilar Insfrastruktur Maritim.

Didi S, isi pameran 6
Peserta Pameran / Didi Sugandi

Di samping itu, dalam acara yang sama, telah pula ditandatangani Piagam Kesepakatan Bersama (PKB) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara TNI AL dengan tiga perguruan tinggi, yaitu Universitas Udayana, Universitas Krisna Dwipayana, dan Universitas Wijaya Putra. Kerjasama meliputi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang terdiri dari bidang Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian kepada Masyarakat.

Didi S, isi pameran 7
Bersiap-siap untuk Upacara / Didi Sugandi

Sedangkan dalam Pameran yang diselenggarakan di sela-sela berlangsungnya Seminar, tercatat beberapa peserta yang menampilkan ragam kegiatannya. Beberapa pengisi stan pameran, tercatat antara lain, Kobangdikal, Akademi Angkatan Laut, Korps Marinir, Sekolah Tinggi Tekonolagi Angkatan Laut, Masyarakat Garis Depan Nusantara, Universitas Hang Tuah, dan bahkan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Pesisir yang menampilkan hasil-hasil produksinya.(iii)