Artikel

Citra Satelit: Hutan Indonesia di Ambang ‘Kiamat’

PARIS – Sebuah citra satelit menunjukkan hutan alam di Indonesia yang jadi penyangga terhadap perubahan iklim dunia di ambang kepunahan atau “kiamat”. Demikian disampaikan para ilmuwan. Sebuah data menyebut, antara tahun 2000- 2012, Indonesia kehilangan sekitar 15.970.000 hektare. Di mana, 6.020.000 hektare di antaranya merupakan hutan primer. Luas are hutan yang hilang atau rusak itu […]

Citra Satelit: Hutan Indonesia di Ambang ‘Kiamat’ Read More »

KJGB TIDAK SEKEDAR NAIK GUNUNG

Kemudahan interaksi melalui media sosial memicu tumbuhnya komunitas. Dalam minat petualangan, sebut saja ada Komunitas Pendaki Gunung, Komunitas Petualang, Komunitas Masyarakat Peduli Gunung Semeru, Komunitas Jelajah, dan lain sebagainya. Komunitas adalah sebuah kelompok sosial, umumnya memiliki ketertarikan dan habitat yang sama. Komunitas dapat dikategorikan menjadi (1) berdasarkan lokasi atau tempat, misalnya Komunitas Pendaki Sisi Utara

KJGB TIDAK SEKEDAR NAIK GUNUNG Read More »

PDW Bukan Sembarang Pendidikan

Rihan Handaulah (AMW-Bayu Windu) memuat artikel dari nextscientist.com. Judulnya “11 Non-Scientific Reasons To Do A PhD In The Netherlands”. Dari 11 poin itu, urutan pertama ditempati ‘Salary’ diakhiri dengan ‘Good Science.’ Lainnya berkaitan dengan kenyamanan hidup termasuk mudahnya nenggak bir dan musik ajojing. Tapi pasti bukan karena itu Kang Rihan hengkang menangguk ilmu di sana.

PDW Bukan Sembarang Pendidikan Read More »

Ekspedisi Krueng Sekuleh Aceh 2012

Sebuah perjalanan ekspedisi olah raga arus deras pertama atau First Descent  yang dilakukan oleh Tapak Rawa-Asoka Rimba WANADRI dan didukung oleh saudara-saudara penggiat alam terbuka di Aceh yang tergabung dalam MAPALA LEUSER Universitas Syiah Kuala. Secara pelaksanaan ekspedisi ini memakan waktu 52 hari terhitung dari 7 mei-27 juni, dilaksanakan di Krueng Sekuleh NAD, sungai sepanjang

Ekspedisi Krueng Sekuleh Aceh 2012 Read More »

Bertarung Dengan Maut di Everest

Wawancara dengan Martin Rimbawan (W-0875 BW), oleh Tim LiTD Peraih Nobel Sastra tahun 1954, Ernest Hemingway, mengatakan bahwa yang disebut olahraga sejatinya hanya pendakian gunung, selain adu banteng dan balapan mobil. Sedangkan yang lain-lain hanyalah permainan. Alasannya, jika seorang penjaga gawang salah mengantisipasi bola, dia barangkali hanya akan kalah bertanding. Akan tetapi, seorang pendaki yang

Bertarung Dengan Maut di Everest Read More »